Seperti biasanya, tidak ada yang berbeda pada persiapan Upacara Bendera pada Senin (28/10/2018) pagi ini di RSUD Arifin Achmad. Seluruh peserta hadir dan mengambil posisi di barisan masing-masing.

Tapi ketika pembina upacara masuk ke lapangan upacara, baru terasa ada sesuatu yang berbeda. Ketua Komite Keperawatan RSUD Arifin Achmad, Ns Neng Rahayu, S.Kep., dipanggil memasuki lapangan upacara.

Kenapa berbeda, karena ini kali pertama dan ternyata juga yang terakhir dia bertindak sebagai Pembina Upacara di RSUD Arifin Achmad.

Neng Rahayu menyampaikan salam perpisahan kepada segenap pegawai dan petugas RSUD Arifin Achmad karena akan pindah ke Jakarta. “Ini upacara yang spesial bagi Saya,” kata Neng Rahayu.

Ia tidak menampik, kepindahan ke Jakarta karena mengikuti suami. “Selama 13 tahun saya di RSUD Arifin Achmad, selama itu pula Saya dan suami “long distance”. Dan Alhamdulillah, seiring dengan itu Saya juga diterima di RSCM Jakarta,” kata Ibu dari dua anak ini.

Ia memohon restu dan doa seluruh peserta upacara yang hadir untuk kelancaran dalam bertugas di tempat yang baru. “Mohon maaf jika ada kesalahan, perkataan dan perbuatan saya yang menyinggung. Satu niat kita, memajukan RSUD Arifin Achmad,” kata Neng Rahayu.

“Teima kasih kepada Direktur, jajaran direksi dan manajemen, begitu juga rekan-rekan dokter, administrasi, PPA, sekuriti dan lainnya, atas support dan kerjasamanya selama Saya bertugas di sini,” kata wanita kelahiran Pekanbaru, 13 April 1979.

Ia berpesan kepada seluruh pegawai dan petugas, terkhusus di Komite Keperawatan agar terus menyatukan niat memajukan RSUD Arifin Achmad.

“Mudah-mudahan RSUD yang kita cintai ini semakin maju, dan sukses buat semuanya. Saya harapkan komunikasi kita tetap terjalin,” kata Neng Rahayu mengakhiri pidatonya. *



Leave a reply